Jumat, 16 April 2010

Klasifikasi Metode Penangkapan Ikan

Without Gear (Penangkapan tanpa alat )
sering kali ikan dapat ditangkap tanpa bantuan berbagai alat tangkap hal ini dapat dilakukan pada tepi atau bagian laut yang dangkal.

Sebagai contoh adalah pengumpulan berbagai ganggang laut kerang-kerangan, jenis-jenis kepiting serta berbagai jenis ikan yang dilakukan dengan cara :
-Hanya menggunakan tangan saja,
-Melakukan penyelaman,
-Menggunakan berbagai jenis binatang yang terlatih.

Grappling and Wounding Gear ( Penangkapan dengan peralatan untuk melukai )

Dalam kelas ini manusia menggunakan alat, alat yang diciptakan ini tujuannya adalah untuk menjepit ataupun melukai objek. penggunaan alat agar tangan manusia lebih efektif dan dapat menjangkau lebih jauh serta dapat menangkap lebih baik.

Beberapa contoh alat yang termasuk kedalam kelas ini, seperti :
Tombak, Harpoon, fish Plummet.

Stupefying Devices
( penangkapan dengan jalan memabukan atau pembiusan )

Metode penangkapan dengan cara pembiusan erat hubungannya dengan usaha mencegah ikan untuk melarikan diri. Metode ini dapat ditempuh dengan berbagai cara, seperti :

-pembiusan secara mekanik,
-pembiusan secara kimiawi
-pembiusan dengan cara elektrik.

Frightening

-Teknik mengumpulkan ikan dengan cara membuat suara-suara yang bertujuan untuk mengejutkan ikan, agar selanjutnya dapat diarahkan pada tempat yang dikehendaki

-Metode-metode yang umum digunakan : dengan memukul-mukul permukaan air, pinggiran perahu, maupun dengan alat bantu seperti lonceng, gelang-gelang, dan sebagainya

Bagnets
(penangkapan dengan kantong jaring mulut berkerangka)

Alat tangkap dengan kantong jaring berkerangka ini mungkin sekali termasuk salah satu alat penangkap ikan tertua. Alat ini terbuat dari bahan jaring atau lingkaran, dioperasikan dengan caran menyaring ikan dari air. Mulut alat ini selalu terbuka dengan adanya kerangka yang lebar, ataupun karena adanya dorongan arus.

Beberapa jenis alat yang termasuk ke dalam kelas ini adalah : skimming nets (seser), push net, scraping net, dan stow nets.

Traps
(Penangkapan dengan perangkap)

Telah banyak jenis perangkap yang ditujukan baik bagi ikan maupun crustacea. Adapun caranya adalah dengan memikat ikan agar masuk ke dalamnya setelah masuk mereka sukar keluar ataupun tidak dapat tentang lintasan-lintasan yang merupakan jalan ikan ataupun hal yang erat hubungannya dengan ruaya-ruaya ikan ke arah pantai yang mereka lakukan pada waktu tertentu.

Perangkap- perangkap ini dapat berupa :
-Penghalang
-Perangkap mekanik
-keranjang-keranjang
-Trapping gear

Aerial trap
( penangkapan dengan perangkap terapung )

Jenis perangkap ini didasarkan pada pengetahuan bahwa beberapa jenis ikan mempunyai kemampuan untuk meloncat melewati permukaan air.

Hal tersebut mereka lakukan untuk menangkap serangga, atau mengatasi rintangan maupun usaha mereka dalam menghindari predator.

Pengetahuan tentang sifat inipun telah banyak dimanfaatkan pada berbagai usaha atau metode penangkapan ikan.

Contoh jenis alat ikan yang termasuk kedalam kelas ini adalah :\
-Perangkap berbentuk rakit,
-Perangkap berbentuk perahu,
-Verandah net dan serok untuk ikan terbang

Draggned gear
(Penangkapan dengan alat tangkap yang diseret)
Merupakan alat jaring berkantong yang dalam operasinya diseret sepanjang dasar perairan.

Beberapa contoh alat penangkap ikan yang termasuk ke dalam kelas ini adalah :

-Dredges,
-Bottom trawl,
-Midwater trawl,

Seine nets
(penangkapan dengan pukat)

Golongan alat tangkap ini terdiri dari sayap yang panjang tali penarik dan dilengkapi dengan atau tanpa kantong.
Dalam operasinya, suatu area penangkapan dilingkari oleh jaring, dan alat ini tidak diseret seperti pada kedua sisinya, atau ditarik ke arah pantai untuk misalnya pukat pantai.

Yang termasuk kedalam jenis alat tangkap ini misalnya :
-Payang (boat seine)
-Pukat pantai (beach seine).

Surrounding nets
(Penangkapan dengan jaring lingkar)

Jenis alat penangkap ini dioperasikan dengan cara melingkari gerombolan ikan dann mengurung mereka tidak hanya dari sebelah tepi-tepinya saja, akan tetapi juga dari sebelah bawahnya. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah gerombolan ikan ke bagian yang dalam.

Beberapa Jenis alat tangkap yang dikenal dari kelas ini adalah :
-lampara net,
-purse seine
-ring net.

Drive-in net
(Penangkapan dengan cara menggiring ikan)

Ada kalanya sesuatu jenis penangkapan ikan tidak dapat dioperasikan yang disebabkan oleh daerah penangkapan ikan yang tidak memungkinkan atau ikan yang dituju dalam keadaan yang menyebar sifatnya.
Dalam keadaan yang demikian maka metode drive-in inilah yang lebih memungkin kan untuk di operasikan. Dengan cara ini ikan-ikan digiring oleh nelayan yang berenang sambil membawa tali pengejut, atau digiring untuk ditangkap manakala mereka masuk dan terkumpul dalam jaring.

Contoh alat tangkap dalam kelas ini adalah : muro-ami

Lifnet
(penangkapan dengan jaring pukat)
Metode ini menarik ikan serta berbagai jenis hewan air lainnya untuk berada di atas alat tangkap dan kemudian setelah diangkat ke atas dengan secepatnya. Untuk maksud tersebut ikan dipikat dengan menggunakan dengan cahaya atau umpan.

Berbagai contoh misalnya :
-Handling lifnet (anco)
-Mechanized lifnet
-Blanket net (bagan )
-Fish wheels.

Failling Gear
(penangkapan dengan alat yang ditebarkan atau dijatuhkan dari atas )

Dalam metode ini, ikan dikurung dari bagian atas Umumnya dilakukan pada perairan yang dangkal, pada perairan yang dalam kadang dilakukan dengan beberapa alat bantu.

Contoh beberapa alat tangkap dari kelas ini antara lain :
-Cover pot,
-Cash net,
-Cash net dengan tali kotor.

Label: , ,

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda